CHAT ONLINE
   
Kunjungan hari Sabtu, 25 Mei 2013: 134 users
Online: 5 | Total Visitors: 125162
 
   
 
POLTEKKES dr. SOEPRAOEN MALANG - Profil Kampus
 

Sejarah Singkat Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen

Politeknik Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brw berdiri sejak tanggal 30 Desember 2005 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI nomor: 198/D/O/2005 tanggal 30 Desember 2005 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Prodi Kebidanan (DIII), Penggabungan Prodi Akupunktur (DIII) dari Unmer YPTM dan Akper dr. Soepraoen Menjadi Politeknik Kesehatan RS. dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang. Institusi pendidikan ini bernaung dibawah Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada berkedudukan di Jakarta yang telah terdaftar di Depkumham dengan No. 192 th.2005 serta dalam Berita Negara RI No. 34 th. 2005 tgl. 29-04-2005. Untuk wilayah Jawa Timur dilaksanakan melalui perwakilan YWBKH Jawa Timur.

Dalam perjalanan sejarahnya, sebelum terbentuk Poltekkes, RS Tk.II dr. Soepraoen telah menyelenggarakan berbagai jenis pendidikan paramedis dan menghasilkan ribuan lulusan. Beberapa lembaga pendidikan yang pernah dikelola antara lain:
1. Sekolah Paramedis Juru Rawat (A.I) sesuai SK Menkes RI nomor:1728/Pend. tanggal 16 April 1952.
2. Pendidikan Paramedis Bidan sesuai SK Menkes RI nomor:2256/Pend. tanggal 7 September 1957.
3. Pendidikan Paramedis Pengamat Kesehatan sesuai Skep Dirjankesad nomor: Skep/61/7/IX/1957 tanggal 27 September 1957.
4. Sekolah Paramedis (Bidan, Pengamat Kesehatan dan Juru Kesehatan) sesuai Skep Dirkesad nomor:Skep/34/6/IV/1960 tanggal 27 Juli 1960.
5. Sekolah Paramedis (Sekolah Bidan, Sekolah Perawat, Sekolah Pengamat Kesehatan, dan Sekolah juru Kesehatan) sesuai Skep Kasad nomor:Skep/135/I/1962 tanggal 29 Januari 1962.
6. Sekolah Perawat Kesehatan (Konversi) sesuai SK Menkes RI nomor: Skep/74/Kep-Diklat/Kes/1981 tanggal 23 April 1981. Sejak konversi sampai dengan tahun 2001 telah menghasilkan lulusan sebanyak 1.288 orang.
7. Program Pendidikan Bidan, selama dibuka telah menghasilkan lulusan sebanyak 108 orang.
8. Akademi Keperawatan Rumkit Tk.II dr. Soepraoen (Konversi) sesuai SK Kapusdiknakes Depkes RI nomor: HK.00.06.1.3.2047 tangal 13 Juli 1999. Sejak konversi sampai dengan tahun 2005 telah menghasilkan lulusan sebanyak 179 orang.

Politeknik Kesehatan Rumkit Tk.II dr. Soepraoen dipersiapkan untuk menghasilkan tenaga kesehatan profesional pemula yang handal dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia bidang kesehatan baik di masyarakat maupun di lingkungan TNI AD.

Poltekkes RS dr. Soepraoen berada di Jl. Sodanco Supriadi no. 22 Malang dan menjadi satu lokasi dengan Rumkit Tk.II dr. Soepraoen yang juga berfungsi sebagai lahan praktek klinik bagi mahasiswa. Lahan praktek lainnya antara lain RSU Dr. Saiful Anwar Malang, RSB Kota Malang, Rumkitban Rampal, Rumkitban Brawijaya Lawang, serta Puskesmas di wilayah Kota dan Kabupaten Malang ditambah desa binaan serta Bidan Praktek Swasta (BPS) di wilayah Malang Raya.

Pejabat Direktur Akper sampai dengan Poltekkes RS dr. Soepraoen antara lain:
1. Mayor Ckm Sudarmanto, SM sejak tahun 1999 sebagai Kainstaldik Akper dr. Soepraoen
2. Mayor Ckm drg. Achmad S. Amin, MM sejak 1999 – 2002 sebagai Kainstaldik Akper
3. Mayor Ckm Dudung Kusnadi, SKp, MPd. sejak 2002 – 2006 sebagai Kainstaldik Akper dan Kaprodi Keperawatan sejak 2006 - 2008.
4. Kol (Purn) dr. Chaidir Karnanda, SpPD sejak 2006-2011 sebagai Direktur Poltekkes
     - Mayor Ckm (K) Ns. Mustriwi, S.Kep. sejak 2008 - sekarang sebagai Kaprodi Keperawatan
     - dr. Prabowo Reksonotoprodo, SpOG sejak 2006-2011 sebagai Kaprodi Kebidanan
     - dr. Oentoeng Agustijaya sejak 2008 - sekarang sebagai Kaprodi Akupuntur



 Motto : berakhlak, berdisiplin dan loyal

 

Logo Poltekkes RS dr. Soepraoen


 Arti dan Makna Lambang

Tangga bersusun tiga :
Arti: tiga fungsi pokok perguruan tinggi.
Makna: merupakan landasan sistem pendidikan tinggi kesehatan yang meliputi:
  pendidikan dan pengajaran, penelitian/riset ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lampu penerangan dengan api :
Arti: semangat Florence Nightingale yang menjadi “The lady with the lamp” di negaranya dan secara umum menjadi simbol keperawatan
Makna: dengan semangat Florence Nightingale tersebut diharapkan mampu mendorong segenap civitas akademika Poltekkes dr. Soepraoen untuk menjadi lampu dalam kegelapan (dalam konteks dunia keperawatan dan kesehatan).

Sebuah pena dengan latar belakang buku dengan goresan tinta 8 baris :
Arti: wahana yang representatif dan kondusif dalam menempuh pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan yang idealnya ditempuh selama 6-8 semester.
Makna: segenap civitas akademika Poltekkes dr. Soepraoen dengan segenap kemampuan yang dimiliki senantiasa belajar, berlatih dan berkarya serta senantiasa mengembangkan ilmu kesehatan dengan dilandasi semangat dan disiplin yang tinggi.

Sayap :  
Arti: semangat untuk meraih masa depan bernafaskan Hesti Wira Sakti.
Makna: segenap civitas akademika Poltekkes dr. Soepraoen dibawah Kesehatan TNI AD senantiasa berusaha dengan segenap kemampuan mewujudkan visi dan misi yang menjadi cita-cita bersama.

Bintang :
Arti: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Makna: Segala daya upaya yg dilakukan oleh segenap civitas akademika tidak terlepas dari Kuasa dan Ridhlo dari Tuhan Yang Maha Esa sehingga semuanya harus kita kembalikan kepadaNya.

Segi Lima :
Arti: Dasar Negara Pancasila
Makna: Seluruh kegiatan yang dilakukan civitas akademika Poltekkes dr. Soepraoen hendaknya dilandasi nilai-nilai dasar dari Pancasila.

Warna dasar hijau :
Arti: prioritas utama dari Poltekkes dr. Soepraoen adalah dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD umumnya dan Kesehatan TNI AD pada khususnya
Makna: seluruh civitas akademika yang ada di Poltekkes dr. Soepraoen senantiasa mengutamakan kedisiplinan dan ketegasan dalam setiap gerak langkahnya.

Warna dasar kuning :
Arti: semangat kerjasama dan gotong royong
Makna: Poltekkes dr. Soepraoen bersifat terbuka menerima masyarakat umum menjadi bagian dari aktifitasnya.

Lingkaran bertuliskan “POLITEKNIK KESEHATAN RS Dr. SOEPRAOEN MALANG” dengan warna dasar merah :
Arti: Semangat persatuan dan kebersamaan dalam wadah Poltekkes dr. Soepraoen Malang.
Makna: Poltekkes dr. Soepraoen berupaya menyatukan seluruh komponen yang ada dalam wadah civitas akademika dengan tekad dan keberanian yang bulat untuk mencapai tujuan pendidikan.

Semboyan bertuliskan “TAKSA SUJATI PRATAMA” :
Arti: Taksa = Sayap, Sujati = Sehat, Pratama = Paling Ulung
Makna: Poltekkes dr. Soepraoen merupakan sayap/wadah pembentuk tenaga kesehatan yang paling unggul/ulung yang akan menjadi motor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.


 
 
MENU NAVIGASI
 
 
 
Situs Poltekkes dr. Soepraoen © 2010
Jl. Sodanco Supriadi no. 22 Malang - Email: informasi@poltekkes-soepraoen.ac.id
Designed & Developed by Adhamweb Dot Com [www.adhamweb.com]